Kenapa Sih Harus Belajar TikTok Marketing ??

Kenapa Sih Harus Belajar TikTok Marketing

Coba Anda Inget-inget, disaat YouTube pertama kali muncul di Indonesia sekitar tahun 2016..

Pada saat itu adalah masa peralihan dari offline ke online, Indonesia masih baru mengenal dunia digital..

Sehingga banyak orang yang iseng-iseng upload video di YouTube yang tujuannya hanya untuk menyimpan video saja, agar memori HP tidak penuh..

Atau sekedar mengabadikan momen keseharian dengan video, lalu upload di YouTube..

Tapi coba lihat perhatikan, mereka yang dulunya iseng-iseng upload video di YouTube, sekarang sucribernya jutaan dan mereka dapat gaji dari YouTube..

Nah Tiktok kedepan tidak menutup kemungkinan akan seperti itu juga..

Akun-akun Tiktok yang saat ini followernya masih sedikit, kedepan followernya akan bertambah, seperti kasus YouTube diatas..

 Tidak hanya itu ..

Di Tiktok, influence makin kesini makin bertebaran, jelas nantinya nilai kerja sama endorse akan naik..

Siapa sangka juga, Tiktok yang awalnya hanya media hiburan joget-joget, sekarang tau-tau ada fitur Marketplacenya, atau disebut Tiktok shop..

Sebagai media baru, jelas Tiktok akan mengadakan program-program baru, fitur-fitur bisnis juga bisa jadi makin bertambah.

Dan seterusnya..

Itu fakta yang pertama.

Lalu fakta Berikutnya..

Di era serba online, selain bertumbuhnya penjualan dari transaksi online ternyata juga didukung oleh bertumbuhnya jumlah penjual/pebisnis online.

ya karena memang berjualan online bisa dilakukan siapa saja, dimana saja dan kapan saja tanpa harus  memiliki modal yang besar.
 

Walau makin banyak yang jualan online bukan artinya semua penjual mendapatkan hasil yang diharapkan. Masih banyak yang masih terkendala dengan Hasil Penjualan.

Seperti masih minimnya jumlah transaksi dan jumlah calon pembeli..

kalau sudah sepi transaksi biasanya sih ujung - ujungnya bisnisnya tutup atau ganti jualannya..
 

Padahal kalau kita jeli, kita bisa lihat apa penyebab utama jualan seseorang itu sepi..

Apa sih penyebab utamanya ??
Ini dia..

TRAFFIC


Yes, traffic adalah kunjungan ke toko online kita baik di website, marketplace, Whatsapp dll.
 

Biasanya para penjual berlomba - lomba menghadirkan traffic bahkan gak segan - segan menggunakan traffic berbayar yang terkadang gak murah juga biayanya, bahkan beresiko boncos.

Cara yang paling sering digunakan adalah dengan memanfaatkan layanan iklan berbayar yang disediakan sosial media..
 

Mengumpulkan follower sebanyak - banyak nya sampai akhirnya punya traffic yang sangat besar untuk ke toko online mereka menjadi syarat agar jualannya laris..

Kemungkinan besar jawabannya..

Facebook
Instagram
Youtube
Marketplace
Whatsapp

bener ??
Sangat jarang mereka kepikiran untuk berjualan Media INI ..

Padahal Faktanya.. sosial media ini paling banyak digunakan di Seluruh dunia... ๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ˜ฑ

tau sosial media yang saya maksud ??
Jadi sekarang sudah waktunya masuk ke tiktok, ini alasannya...

1. Pertumbuhan pengguna Tiktok Pesat

Berdasarkan data We Are Social yang dirilis Februari 2022, pertumbuhan pengguna Tiktok Paling Cepat dibandingkan media sosial lain, yaitu sekitar 66% sepanjang tahun 2021.

Tiktok mengalahkan pertumbuhan Whatsapp yang naik 10%, Facebook justru turun 4,2%, dan Instagram yang juga turun 1,8%.

2. Penggunanya Banyak

Jumlah pengguna Tiktok melonjak dari 38,7% populasi Indonesia (277,7 juta orang) atau 107,6 juta menjadi 63,1% dari total populasi Indonesia atau sebanyak 175,4 juta.

Ini artinya, pengguna Tiktok mulai menyaingi media sosial lain, seperti Facebook, Instagram, bahkan Youtube. Sebuah riset juga menyebutkan Tiktok akan jadi media sosial terbesar ketiga di Indonesia. 

3. Pasarnya Luas

Dengan pertumbuhan yang pesat dan penggunanya yang banyak, itu berarti pangsa pasar Tiktok sangat besar untuk berjualan. Apalagi, jumlah pengguna Tiktok di Indonesia mencapai 175,4 juta orang.

Itu adalah pasar yang Gurih….hmm…. ๐Ÿง๐Ÿ˜ƒ

Sekarang bayangkan…

Jika Anda punya akun di Tiktok, dan dari 1 video Tiktok Anda bisa masuk FYP dengan dilihat sampai ratusan ribu hingga tembus jutaan.

Wah itu saja sudah bisa mendatangkan penjualan melalui Tiktok. ๐Ÿ˜

Kenapa bisa begitu? Karena Trafik yang Besar, memungkinkan penjualan juga besar.

Sedap banget kan?

4. Kontennya Lengkap

Video-video yang dihasilkan dari Tiktok pun tak lagi berisi joget-joget melulu.

Sekarang video di Tiktok sudah beragam, mulai dari hiburan, informasi berita, inspirasi, motivasi, edukasi, maupun lainnya.

Jadi, buat mendatangkan trafik agar bisa menghasilkan penjualan lebih gampang.

5. Ada Fitur untuk Jualan

Bahkan, di Tiktok pun sudah disediakan tempat untuk berjualan melalui Tiktok Shop maupun Tiktok affiliate.

Jadi, bisa dibilang aplikasi ini cukup komplit, baik untuk hiburan, mencari informasi, bahkan untuk jualan.

Lengkap banget kan?

Sayangnya dengan potensi sedemikian banyak, masih sedikit sekali yang menggunakan Tiktok untuk berjualan atau mempromosikan bisnisnya.